News  

Optimalkan Kebersihan Takalar, Plt Kepala DLHP Terjunkan 260 Personel dan 11 Armada

Takalar—Sulsel,(Suaraharapan.News) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Takalar, Syafaruddin Lallo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 260 tenaga teknis serta armada operasional untuk menyisir kebersihan di seluruh wilayah kabupaten.

“Kalau jumlah personel, khusus tenaga teknis ada sekitar 260 orang,” ujar Syafaruddin usai memimpin apel kebersihan.

Selamat Hari Jadi Takalar ke-65 - DPRD Kab. Takalar - Suara Selatan Selamat Hari Jadi Takalar ke-65 - DPRD Kab. Takalar - Suara Selatan

Ia menjelaskan bahwa ratusan tenaga tersebut terbagi ke dalam sejumlah bidang tugas, mulai dari penyapu jalan, tim drainase, petugas taman, hingga kru armada mobil sapu jalan dan dumper. Selain personel, DLHP juga mengoperasikan 11 unit truk pengangkut sampah yang aktif setiap hari. Distribusi armada diatur berdasarkan wilayah kerja dan tingkat volume sampah.

Untuk kawasan Galesong Utara, Galesong Kota, hingga Galesong Selatan, misalnya, DLHP menempatkan dua armada truk yang bergerak menyisir wilayah dari utara ke selatan secara rutin.

“Pola kerja kami sesuaikan dengan kepadatan penduduk dan volume sampah di tiap wilayah,” jelasnya.

Syafaruddin menegaskan bahwa kesiapan ini tidak hanya didukung oleh jumlah personel, tetapi juga pola kepemimpinan yang turun langsung ke akar rumput. Sejak dipercaya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas, ia memilih untuk langsung memantau kondisi lapangan guna memberikan motivasi kepada para petugas.

“Langkah yang kami ambil adalah turun langsung, bertemu tenaga teknis, dan memberi semangat supaya hasil kerja maksimal. Saya ini pekerja, bukan tipe pimpinan yang hanya duduk di belakang meja,” tegas Syafaruddin.

Menurutnya, kehadiran pimpinan di lokasi kerja terbukti meningkatkan performa tim secara signifikan. Ia menyebut jargon “Gaspol” yang kerap digaungkan Bupati Takalar menjadi pemacu semangat tambahan bagi jajaran DLHP. Syafaruddin bahkan tidak segan turun tangan membersihkan drainase dan memungut sampah di kawasan Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali.

“Kalau pimpinan sudah turun, petugas lain pasti ikut bergerak. Kerja menjadi terasa kolektif,” imbuhnya.

Salah satu petugas teknis kebersihan, Massarah Daeng Tayu, mengakui adanya perubahan positif sejak pimpinan aktif memantau lapangan.

“Kalau pimpinan ikut turun, kami jadi lebih semangat. Rasanya diperhatikan dan tidak bekerja sendiri,” ungkap Massarah. Ia menambahkan bahwa pembagian tugas kini lebih terstruktur dan pengawasan menjadi lebih jelas, sehingga tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.

Meski demikian, Massarah berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Kalau masyarakat sadar, pekerjaan kami pun menjadi lebih ringan,” pungkasnya.

Dengan dukungan 260 tenaga teknis, 11 armada truk, serta pola kepemimpinan yang aktif, DLHP Takalar optimistis mampu mewujudkan kebersihan menyeluruh. Gerakan “Jumat Korve” pun kini menjadi momentum konsolidasi rutin dalam menjawab tantangan kebersihan daerah secara berkelanjutan.(Tang)